MirzPiwz
Dia Yang Selalu Datang Telat
Pada suatu hari di sekolah SMA, ada anak laki laki yang selalu datang telat yang bernama Muklis, bukan karena malas, tapi karena dia tiap pagi mengantar adiknya sekolah SD. Cewek yang duduk di sebelahnya sebal dengannya karena selalu telat sekolah yang bernama Rika
Ucap Rika bicara pelan tapi sebal "Eh lu kenapa rajinnnn banget telat sekolah, padahal rumah lu udah dekat dari sekolah." ucap Rika.
Lalu Muklis menjawab tengil "Kepo banget sih bawel lu?" Rika mendengar makin sebal dengannya "Cih, gw nanya nya baik-baik kok kamu ngegas sih?"
"Dih, emangnya loe presiden ngapa, ngomongnya harus baik-baik." Jawab Muklis dengan kesal, Rika menjawab dengan sebal "eh kalau lu ngomongnya begitu terus, orang-orang bakal nyebut lu aneh."
Mereka pun terus cekcok hingga guru datang. "ehhh, ada apa ini, sudah sudahh hushh kita hari ini belajar materi kita yang sekarang, buka halaman 58." Muklis dan Rika masih bertatapan, seperti harimau yang mengunci target nya ke singa.
Bel istirahat berbunyi
Muklis mengantuk dan tidur di meja nya, Rika yang melihat bertanya "Eh Lu kok tidur terus pas istirahat? kurang tidur apa dirumah ya? atau kamu begadang terus ampe gila?." Jawab Muklis dengan mengantuk "Berisik lu, gw ngantuk mau tidur." Mata Muklis sambil terpejam dan lanjut tidur
Rika masih bengong melihat Muklis "Dih? apaan dah udah baik-baik ngomong."
Rika pun belanja di kantin bersama teman-teman perempuan nya. Rika duduk sambil bengong minum es, dalam hatinya "Tu orang ngapa dah, udah pemarah, telat sekolah, pemalas, tukang tidur dikelas lagi." Teman Rika serentak menginterogasi Rika "Rik, kamu mikirin siapa?" Tanya temannya yang lain "Rik, kamu lagi mikirin cowok di sebelah mu ya?" Bicara serentak temannya Rika "Wuish Rika lagi otw Butterfly era nihh!"
Rika menggeleng sambil minum esnya "Gw sama anak pemalas itu? Cih, harga diri gw taruh dimana kalau gw suka ama dia" ucap Rika dengan nada sebal.
salah satu teman nya menjawab "Yaudah sieh, nanti kalau disebalin terus lama lama jadi suka loh, toh dia ganteng juga" Teman-teman yang lain mengangguk, Rika mendiamkan temannya.
Tingtong~ Bel masuk kelas sudah berbunyi. Muklis yang masih setengah sadar masih menempelkan jidatnya di meja nya, Rika bicara sebal "Woi! udah masuk kelas, guru udah didepan pintu tuh." jawab Muklis dengan setengah sadar "Berisi- huftt" Sambil mengeluarkan buku pelajarannya.
Ber jam-jam kemudian, beli pulang sekolah berbunyi, siapa lagi orang yang tidak suka suara bel pulang sekolah. Ketua kelas menunjuk Muklis piket karena jadwal piket Muklis "huft~ aku piket ya, aku bagian angkat kursi aja deh." Jawab Muklis dengan ikhlas. Saat hendak beberes buku untuk pulang, kebetulan Rika masih belum pulang "bisa rajin juga elu, Lis." jawab Rika dengan wajah datar.
"Yah gimana lagi biar cepet pulang dan gak ditagih tagih esoknya." Jawab Muklis. Rika pun memberitahu hari esok ada festival di sekolah "Eh Lis, lu tau gak esok ada festival, soalnya lu tadi tidur saat diberi tahu." Muklis memandang langit-langit seperti tidak tahu "hmm~ gak tau gua Rik, udah ah mau pulang gw, capek banget hari ini"
Keesokan harinya, kebetulan Rika berangkat sekolah dengan jalan kaki lewat depan rumah Muklis, dan Muklis didepan yang menunggu adiknya sedang memasang sepatu, Rika pun kepo dengan percakapan mereka.
"Ayo buruan dek, kakak udah mau telat nih, tadi bekal yang kakak masak udah dimasukin dalam tas kamu?" tanya Muklis, adiknya menjawab "Eh belum kak! (berlari ke dalam rumah dengan satu sepatu di kaki kirinya)." Adiknya pun sudah memasukkan bekal ke dalam tas.
Jawab Muklis dengan menahan marah "Haduh dek lain kali bekalnya dimasukin duluan ya dekk, udah buru berangkat.", Brumm bunyi motor Muklis mengantar adiknya, Rika pun keluar dari persembunyiannya, memikirkan apa yang telah dilakukan ia kemarin "Waduh, ternyata dia rajin banget ya, pantes kalau sekolah bawaannya telat, lalu tidur disekolah" di dalam hatinya.
Dan seperti biasa Muklis datang terlambat, Rika pun tidak mengomel lagi karena tahu alasan ia datang telat dan sering tidur, Rika meminta maaf dengan menyesal "Lis, gw minta maaf ya kemaren bawel banget gw." Jawab Muklis "Iya, kalem bae kemaren gw juga minta maaf juga udah ngegas." Hati Rika pun jadi adem mendengar maafnya di terima Muklis.
Seminggu setelahnya, Muklis dan Rika jadi akrab, mereka saling sapa, kalau ada ulangan pasti ada suara "psttt psttt" tanda minta jawaban. Saat pulang sekolah pun mereka jalan bareng karena rumahnya ternyata cuman berbeda beberapa gang. Teman-teman mereka menguntit mereka dari musuhan menjadi akrab. Dan "weh, asli mereka berdua kayak pacaran dah." Kata teman Muklis dan teman Rika mengangguk "asli, bentar lagi ada yang Butterfly Era nih".....Tamat.

Komentar
Posting Komentar